Teruntuk Surat dari Sudut Pojok Kaderisasi

Assalamualaikum.Wr.Wb

Salam takzim kita teruntuk pimpinan kami dan barisan pasukannya.

Tulisan ini ditulis dalam keadaan bahagia dan senang meski itu hanya kiasan yang tersembunyikan.

surat amplop

Begitu juga semua ini hanya untuk simbolisasi kemesraan yang di sengajakan agar suasana tetap tenang dan nyaman sehingga kami kader-kader baper ini mencermati dengan senang seremoni para pimpinan yang sedang serius memperjuangkan masa depan organisasi kita ini.

Salam dari nahkoda kami untuk seluruh barisan pojok kaderisasi yang mungkin sama meresahkan pada situasi tameng dengan bintang sembilan kebanggaan kita ini.

Hanya ingin betukar sapa sambil curhat santai mengenai dinamika dan usulan-usulan yang mungkin bisa dipertimbangkan sebagai bahan guyonan dilingkungan teratas organisasi ini.

Jadi gini pak-pak, buk-buk, mas-mas, mbak-mbak sahabat senior kita. Kita kan pengurus dari sudut pojok kaderisasi atau biasa disebut rayon ini merasa bingung kalau ditanyai berapa banyak kadermu ? Berapa banyak pengurus yang aktif ? Dan satu lagi berapa proker (program kerja) yang berjalan.

Mohon maaf ya.ya.ya.

Kami para pengurus sangat kesulitan menjawab itu semua apa lagi itu pass tanggal tua waktu tagihan listrik dan air nunggak tiga bulan pass banget deh penderitaan kita para pengurus kalau waktu begitu.

Mohon maaf lagi kita para pengurus yang selalu mengeluh ini tanpa berpikir gagasan aktif, kreatif dan inovatif yang sering di katakan untuk sekali lagi menampar kebingungan kita lagi. Lah wong kita aja mikir makan atau ngak besok masih insyaallah masih juga di suruh berpikir tentang kemaslahatan umat. Yah.. yah.. ampun wes… hihihi.

Jadi kami mencoba ingin mengusulkan ide imajinatif yang muncul didetik akhir pembayaran tunggakan dan injury time pelaksanaan proker kami. Kau tau pak ?? di waktu ini lah kata sahabat bukan lagi sebuah simbolis organisasi tapi beneran teruji validitasnya dan korelasinya.

Kami mengusulkan agar seluruh sudut pojok kaderisasi atau rayon harus mendapatkan subsidi kontrakan dan juga segala kebutuhannya agar pengembangan kaderisasi yang kami rancangkan berjalan dengan baik dan bahagia pastinya. Haha.

Mingkin itu sedikit utopis tapi itu merupakan bentuk usulan putus asa kami ketika situasi seperti itu setiap tahun terjadi dan dirasakan oleh kakak hits dan dedek emes kita. Mohon dimegerti lah. Toh kalian juga pasti pernah merasakan hal seperti ini. Gimana mau mencoba lagi ???. Tuan-tuan pasti sudah nyaman dengan kemewahan fasilitas dan iming-iming proyek baru dikasta tertinggi organisasi tercinta ini. (Ini juga bercanda doing kok pak!!!)

Jadi semua ini tak semata-mata usul kami ini tercipta. Tapi kronologinya sangat dramatis dan dipenuhi tangis tawa. Mungkin itu sangat berat buat njenengan para atasan kami. Tapi apakah itu sebanding dengan setiap tetes keringat dan air mata yang kami rasakan setiap bulan dan tahun, entah akan sampai sekian purnama lagi itu kami rasakan. Haha.

Kami memohon dengan sangat untuk usulan ini benar-benar dipertimbangkan dan bukan hanya sebagai bahan guyonan atau rasan-rasan di kasta teratatas organisasi ini. Dengan segala hormat dan memohon ampun atas surat tercinta dari sudut pojok ini kami umpan lambungkan dan semoga goal kegawang.

Terimakasih. Salam rindu dari kita.

Wallahul Muafieq Ilaa Aqwaamieth Tharieq

Wassalammu’alaikum. Wr.Wb

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: