Berfikir Ala Sahabat !!

Punya sahabat ?? Beda loh ya, sahabat dengan kawan. Hehe.

Kita mungkin bukan sahabat sejak kecil, persahabatan kita berawal dari sebuah persamaan, yaitu kita berada disuatu wadah yang sama. Di awal, memang tak selengket ini, namun ada beberapa diantara kita begitu yakin jika suatu hari nanti kata lengket atau kerennya “solid” akan ada ditengah-tengah kita, entah bagaimana caranya. Dan terbukti, sekarang tidak hanya sekedar lengket atau pun solid. Kita bahkan menjanjikan menjadi saudara sepanjang usia, alay sih! Tapi, itulah kita.

Waktu yang sesingkat ini, menyatukan beberapa kepala itu tak mudah bukan? Kalian harus sadari itu, jika sudah sadar maka jangan pernah untuk membuatnya pecah atau berpisah. Kata solid yang kita banggakan saat ini, bukan bearati didapat dengan instan. Banyak hal yang harus kita kerjakan dan pikirkan untuk mendapatkannya. Indah sekali jika kita bisa sama-sama mengingat bagaimana kebersamaan kita dalam menghadapi setiap permasalahan-permasalahan tersebut. Sebuah tangisan, keegoisan, hingga sebuah kata-kata mengiris hati, itu letak sebuah tantangan, keindahan dalam sebuah perjalanan (persahabatan).

Masalah tidak akan pernah ada habisnya, seperti kata-kata “Hidup Ini Pasti Happy Ending, Kalau Belum Happy, Itu Berarti Hidup Kamu Belum Berakhir”. Kembali alay!! Oh no. Hidup ini tidak dituntut untuk selalu serius bukan?
Balik pada pokok pembahasan, Persahabatan kita indah, coba kalian lihat bagaimana orang lain banyak yang menginginkan kita jauh dibawah kebahagiaan mereka. Dan suatu hal yang pasti, persahabatan kita menjadi sorotan siapapun yang melihat kita. Ingatlah, orang besar bukan terlahir dari lingkungan yang kecil. Memang, orang besar tidak memandang siapa dan dari mana asal mereka, namun yang disebut lingkungan disini adalah tempat kamu berproses. Ingat juga loh ya, jika sebuah lingkungan bukan berarti hanya sebuah tempat, namun juga orang-orang yang membesarkan lingkungan tersebut, entah dengan sebuah motivasi yang bersifat baik atau pun yang bersifat (difikir) kurang baik. Ayo lah, semua hanya tentan kerja fikir otak kita, jika kita mampu berfikir dengan baik, tak akan ada kata selesai dengan kata “gagal” dalam proses kita.

Finally, jika kamu memutuskan untuk berakhir dengan kata gagal, itu berarti kamu memberikan kesempatan lawan untuk mendapatkan posisi beberapa langkah diatasmu. So, “bahagia itu pilihan, kita yang cari atau orang lain yang ambil”.
(dwdls)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: