Kesekian Kalinya ! Masihkah Sekedar “INGAT” ??

sumpah_pemuda_by_wisesa-d5j8rmlBangsa ini tidak bodoh, bangsa ini tidak buta, hanya saja mereka pura-pura bodoh dan lupa dengan sesuatu yang telah menjadi cita-cita kemerdekaan orang-orang besar di jaman penjajahan dahulu. Waktu bisa  saja sudah terlalu jauh, namun haruskah hanya sekedar “INGAT” ??

  • KAMI PUTERA-PUTERI INDONESIA, MENGAKU BERTUMPAH DARAH YANG SATU, TANAH AIR INDONESIA
  • KAMI PUTERA-PUTERI INDONESIA, MENGAKU BERBANGSA YANG SATU, BANGSA INDONESIA
  • KAMI PUTERA-PUTERI INDONESIA, MENJUNJUNG TINGGI BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.

Lucunya generasi bangsa yang hidup di jaman ini, mereka tahu 28 Oktober adalah Hari Sumpah Pemuda, tapi tidak banyak dari mereka yang hanya mengingatnya. Teks diatas mungkin akan di baca atau diucapkan jika memang teks tersebut ada di media elektronik, media sosial, dan selembaran-selembaran yang dibagikan oleh orang-orang yang benar-benar mencintai bangsa dan negara ini. Sadarlah!! Tanpa semangat perjuangan dan gerakan para pemuda dahulu, bangsa dan negara ini akankah menjadi seperti sekarang ini?

Hei!! Tempat yang kalian tempati, baju yang kalian pakai, gadget yang kalian pegang, dan semua barang-barang keren yang kalian genggam saat ini, akankah nyata jika dahulu para pemuda tidak bergerak dan berjuang?? Akankah nyata jika pergerakan dan perjuangan mereka gagal?? Lalu, nasib kita??

Ketahui dan renungkanlah Sahabat!! Momentum 28 Oktober 1928 ini bukan hanya bukti jika pada saat itu para pemuda Indonesia ikut andil dalam pencapaian kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Akan tetapi juga sebagai penggerak dan pendorong terjadinya kemerdekaan RI. Sumpah pemuda yang di sahkan pada kongres pemuda yang ke-lima ini merupakan bukti otentik bahwa memang bangsa Indonesia dilahirkan dengan penuh semangat, dengan pergerakan yang luar biasa oleh para pemuda saat itu.

Yang merasa beruntung, bersyukur, dan benar-benar pemuda Indonesia. Ayo!! Jangan hanya sekedar “INGAT” momentum SUMPAH PEMUDA. Negara dan bangsa ini masih membutuhkan pemuda-pemuda yang lebih memperjuangkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Haruskan kita setia dengan jiwa penonton dan komentator??. Bergeraklah Sahabat!!

By : Uswatun Khasanah (Ucha)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: