TIDAK SEKEDAR PERAYAAN SIMBOL

Cerita penting yang harus dibaca oleh sahabat-sahabati Rayon “Penakluk” Al-Adawiyah, kisah nyata sang ketua rayon pada masanya.

MATA KATA

Entah tanggal berapa, tapi yang pasti peristiwa itu terjadi di rayon Al-Adawiyah ketika masih bermarkas di Sunan Drajat-Sumber Sari. Aku dan sahabat Ramli –yangΒ  kemudian menjadi presma BEMF-Psikologi 2003/2004– β€œpulang” untuk memberikan klarifikasi tentang pemberitaan terkait dengan pemilihan rektor yang masih dimenangkan oleh Iman Suprayogo. Berita itu adalah hasil liputan sahabat Ramli sebagai seorang jurnalis mahasiswa. Terjadi perdebatan sengit dengan berberapa sahabat yang kukuh dengan perspektifnya masing-masing. Ditengah adu argumentasi yang semakin mamanas, seorang sahabat menuding kami –yang Β juga kader PMII– telahΒ  Β mencoreng nama baik PMII karena pemberitaan itu. Bahkan sang penuding mengarahkan dengan gagah tinjunya ke wajahku dan menunjukkan dirinya sebagai (seperti) seorang β€œpembela” organisasi yang militan.

Selang beberapa tahun kemudian, saya dan beberapa sahabat –waktu itu Β sering disebut para β€œveteran” oleh beberapa sahabat yang lain– mendiami kontrakan bersama di Simpang Gajayana. Suatu ketika sahabat Mastur berbagi cerita gundah tentang seorang sahabat yang telah β€œmenggagahinya”. Dengan sangat percaya diri…

View original post 323 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: