Deja Vu

By: Nur Indah*

Masing-masing dari kita mungkin pernah mengalami suatu kesadaran seolah-olah kita pernah mengalami kejadian yang terjadi saat ini di waktu sebelumnya. Misalnya ketika kita terlibat dalam suatu percakapan dengan kumpulan teman-teman, tiba-tiba salah satu teman kita berseru “Eh, kayaknya kita pernah deh ngumpul kayak gini juga sebelumnya, tapi kapan ya..?. Contoh lainnya, ketika kita pergi ke suatu tempat yang baru, tiba-tiba terbesit ingatan dalam pikiran kita bahwa kita pernah mengunjungi tempat tersebut sebelumnya sehingga dalam hati kita berkata, “Ih, kayaknya pernah kesini deh, tapi kapan ya..?” Nah, taukah Sahabat, fenomena ingatan ini dikenal dengan istilah Deja vu.

Sejak jaman dulu, para ahli psikologi, ahli hipnosis, maupun ilmuwan lainnya sudah banyak meneliti sebab-sebab dari Deja vu. Pada tahun 1876, ilmuwan Perancis Emile Boirac mempelajari fenomena ini. Dialah yang pertama kali mengenalkan istilah Deja vu, yaitu sebuah frasa Perancis yang berarti “pernah melihat”. Istilah Deja vu disebut juga dengan paramnesia yang berasal dari bahasa Yunani.

Saat ini sedikitnya ada  40 teori metafisis yang berusaha menjelaskan fenomena Deja vu dengan penjelasan yang berbeda-beda. Ada yang menyatakan bahwa deja vu merupakan kejadian yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya. Selain itu, ada juga yang menyatakan bahwa deja vu terjadi karena sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata kita sampai lebih dulu ke otak daripada sensasi yang sama pada sebelah mata yang lain, namun penelitian berikutnya menyatakan bahwa orang buta juga bisa mengalami deja vu melalui indera pendengaran, penciuman dan perabaannya.

  • Mengapa Deja vu bisa terjadi..?

Dalam sudut pandang psikologi, deja vu merupakan gangguan ingatan. Ingatan adalah keseluruhan pengalaman masa lalu yang dapat di ingat kembali. Ingatan atau memori terjadi melalui tiga tahap yaitu penyandian/pencatatan, penyimpanan/penahanan dan pemanggilan kembali. Misalnya ketika kita berkenalan dengan teman baru, saat itu memori kita mencatat nama teman baru tersebut kemudian memori kita menahan dan menyimpannya. Di suatu hari saat kita bertemu kembali dengan teman tersebut, memori kira akan memanggil apa yang telah kita catat sehingga kita mengingat namanya. Namun nyatanya proses pengingatan ini tidak selalu berjalan dengan mulus. Seringkali terjadi gangguan-gangguan yang menghalangi dan menghambat tiga tahapan memori tersebut.

Dalam psikologi dikenal beberapa gangguan pengingatan yaitu amnesia (ketidakmampuan mengingat kembali pengalaman yang ada, dapat bersifat sebagian atau seluruhnya), hipernemsia (keadaan pemanggilan kembali suatu ingatan yang berlebihan) dan paramnesia atau deja vu.  Nah, paramnesia atau deja vu ini terjadi karena adanya penyimpangan terhadap ingatan-ingatan lama yang dikenal akibat adanya distorsi pada proses pemanggilan ingatan.

Semua hal yang pernah kita lihat atau kita rasakan pasti memiliki sedikit atau banyak kesamaan satu sama lain. Contohnya bagi kita yang memiliki rutinitas belajar di kelas, setiap hari kita pergi ke kelas yang sama, berjalan di jalan yang sama dan bertemu dengan teman-teman yang sama. Suatu saat kita pasti mengalami kejadian yang benar-benar mirip seolah-olah kita memang pernah mengalaminya sehingga kita berpikir deja vu. Contoh lain adalah saat kita mengunjungi sebuah kota untuk pertama kali, ketika kita melihat alun-alun, gedung-gedung perkantoran maupun pertokoan mungkin seketika kita akan berpikir deja vu padahal apa yang kita lihat saat itu adalah yang pertama. Hal tersebut bisa saja terjadi sebab setiap kota bisa jadi  memiliki identitas dan suasana yang sama sehingga kita berpikir deja vu.

Nah, ternyata 60-70% manusia di bumi ini paling tidak pernah mengalami deja vu minimal sekali. Jadi jika suatu saat kita mengalami deja vu, kita tidak perlu lagi bertanya-tanya mengapa itu bisa terjadi.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: