Aku Percaya Tuhan Itu Tidak Masuk Akal

By: Lukman Hakim

Atheis merupakan paham dimana tidak mempercayai adanya kekuatan yang mengatur alam semesta atau yang kita sebut dengan tuhan. Kebanyakan orang yang menganut paham Ateisme adalah ilmuan-ilmuan dari barat yang dikenal lebih mengutamakan sesuatu yang bersifat ilmiah, paham ateis tidak mengkaji masalah ketuhanan karena tuhan itu merupakan hal yang irasional hal yang tidak bisa dilogikakan serta tidak ilmiah. Aku berusaha mengkaji secara mendalam dan dari perspektif yang berbeda dari hal yang sama seperti penjelasan itu aku menemukan sebuah pengetahuan baru yang berlawanan, yang akan menambah keimananku.

Manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk berifkir, Rene Descartes dalam aliran rasionalismenya menyebutnya innata idea yang artinya ide bawaan. Begitupun dalam Islam manusia merupakan mahluk Allah yang diberi kemampuan untuk berfikir. Mengenai manusia mahluk yang berfikir, sering saya mendengar pertanyaan saat di bangku sekolah maupun di pengajian diniyah β€œApa yang membedakan manusia dengan hewan? Pasti jawabanya adalah manusia mempunyai pikiran sedangkan hewan tidak”. Dari pernyataan tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa eksistensi dari manusia itu apabila berfikir, sedangkan apabila sebaliknya apabila manusia tidak berfikir, apa bedanya dengan hewan, maka dari itu Rene Descartes mempunyai semboyang yang mendasari teori rasionalismenya yaitu β€œcogito ergo sum” yang artinya aku berfikir maka aku ada. Karena memang dari sebuah pemikiran akan bisa mengubah dunia, Entah disadari atau tidak dalam menjalani kehidupan pikiran merupakan hal terpenting, maka dari itu berpikirlah apabila tidak ingin disamakan dengan hewan.

Setelah aku membahas mengenai manusia yang berfikir, sekarang aku merasa menjadi manusia yang bodoh, selama ini aku hanya menerima keterangan-keterangan dan sering aku iyakan tanpa mengggali lebih lanjut keterangan tersebut, apa latar belakang keterangan tersebut, apa manfaatnya, apa tujuannya, apa kekuranganya. Sering sekali segala sesuatu yang aku percayai belum tentu aku mengerti secara sepenuhnya. Betapa bodohnya diriku. Aku memulai berfikir dari yang selama ini aku yakini, dan aku sembah setiap hari yaitu tuhan. Apa benar tuhan itu ada, apa benar yang menciptakan alam semesta adalah tuhan, apa tuhan itu kekal, kenapa harus ada yang mengatur kehidupan manusia, serta masih banyak lagi pertanyaan Β mengenai tuhan, seperti paham ateisme yang menganggap hal-hal yang berkaitan dengan tuhan merupakan hal yang tidak masuk akal atau tidak logis dan tidak bisa di ilmiahkan. aku orang yang menganut ajaran agama islam yang mengimani Allah sebagai tuhan yang selalu aku sembah, tidak akan setuju dengan paham ateisme yang tidak mempercayai akan adanya tuhan, tapi sebagai manusia yang berfikir aku merasa bodoh apabila hanya percaya begitu saja tanpa memikirkannya dan mengkajinya, sangat sulit bagiku harus memikirkan hal ini, sebagai manusia yang beragama sangat tidak mungkin mengiyakan paham ateisme, tetapi aku berusaha mencerna dengan sangat hati-hati, aku mulai menemukan titik terang, apabila tadi dinyatakan bahwa tuhan itu merupakan hal yang tidak logis, sesuatu yang tidak bisa di ilmiahkan, tidak ada yang bisa yang bisa menjelaskan hakiki dari tuhan, memang sampai kapanpun tuhan tidak akan bisa di deskripsikan dzatnya, sebanyak kosa kata yang ada di dunia ini tidak akan sanggup menjelaskan eksistensi dari tuhan, secerdas apapun manusia tidak akan bisa merasionalkaNya, apa anda setuju dengan pandapat saya itu terserah anda. Kenapa demikian karena tuhan itu maha dari segala maha, dan tuhanlah yang menciptakan akal yang ada pada diri manusia, tuhan telah menciptakan akal dengan sedemikian rupa, akan tetapi akal tidak akan bisa menjangkau tuhan, dan itu sampai kapanpun. Maka dari itu aku menemukan sebuah titik terang, memang benar tuhan itu tidak masuk kategori logis, tuhan itu tidak ilmiah karen logis maupun ilmiah adalah prodak dari akal manusia, sedangkan akal adalah prodak tuhan, apabila tuhan bisa dirasionalkan atau sesuatu yang bisa di ilmiahkan aku tidak akan mempercayainya, karena bisa di simpulkan tuhal produk dari rasio manusia. Sekarang aku semakin mempercayai tuhanku dengan tidak masuk akalnya tuhan. Betapa agungnya tuhanku Allah yang telah menciptakan akal yang sedmikian rupa dalam diri manusia.

Dengan aku berfikir, aku menemukan sebuah keyakinan serta keimanan ku terhadap Allah SWT. Ketika Allah telah memberikan fikiran pada manusia maka guanakanlah, ketika kita berfikir bebaskanlah pikiran dan imajinasimu sebebas mungkin, jangan takut untuk meraguka kebenaran-kebenaran yang selama ini kau yakini, Karen dengan memikirkannya kau akan menemukan dua kemungkinan, pertama anda akan menemukan kebenaran yang baru yang akan memngubah jalan hidup anda, kedua anda akan menemukan titik terang dari kebenaran yang selama ini anda percayai serta akan menambah keimanan anda. Jangan lelah mencari sebuah kebenaran.

Advertisements

3 Responses

  1. menurutku masuk akal,.,.

  2. apik iki
    tp asline tuhan iku onok piro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: