Pasrah

By: Ahmad Zaini Farid

Jasad ingin mendekap asap-asap
Berharap Tak kunjung lenyap
Sepanjang ilalang masih bergoyang
Hingga usia bersabda
Sejarah telah tumpah terkubur oleh bubur
Kaki berhenti mengejar mimpi
Tangan harapan mati di bawah angan
Bukan karena warnamu yang selalu ku seru
Atau kedalaman senyuman
Melainkan arwah itu
Berkibar-berkibar di imajinasi mawar
Menghembuskan sebait celotehan
Melukiskan kasmaran
Bukan karena jasad dan ruh saja
Melainkan
Aku
Kamu
Dia
Mereka
Tak pernah terhampas angin-angin kedengkian
Selama langit menjadi atap
Dan Bumi jadi tempat berpijak
Aku di hatimu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: