Dari Diam Untuk Bicara

By: Yunita Rahmasari

Pertama aku datang dikota ini, aku orang asing yang tak pernah tahu arah yang dituju

Hanya amanat dari kedua orang tua yang kupegang untuk melanjutkan perjalanan ini

Tapi kemudian seiring berjalannya waktu aku menemukan warna baru dalam hidupku

Warna ini awalnya sangat asing bagiku

Tapi setelah aku pergi untuk mendekat dan memasuki warna itu, hidupku mulai berubah

Dari diam untuk bicara menjadi berbicara untuk berbicara.

Aku memang bukan orang yang aktif menggoreskan warna lagi diwarna ini

Tapi aku selalu mengamati dinamika perubahan warna ini

Masih banyak yang harus kupelajari tentang warna ini

Tapi dengan mengamati bukan dengan menggoreskan warna lagi

Maaf, memang inilah aku dan aku nyaman dengan ini

Jadi tolong hargai aku juga seperti aku menghargai warna ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: