Ada Waktunya

By: Meirima Asayo*

Disaat pagi terasa membakar membakar raga..

Serta malam yang semakin hendak membekukan jiwa.

Bilamana tindakan tidak sepantara, disaat hanya bisa mengoceh dan memerintah saja..

Menjadikan kami sebagai pekerja rodi dijaman belanda.

Kau kira dirimu siapa?pemimpin yang hanya bisa semena-mena?

Menjadi kacang lupa pada kulitnya…

Bila bukan karena suara kami, bila bukan karena dukungan kami…

Tak pernah bisa KAU duduk di singgasana…

Selalu saja, selalu saja..hari ini DIA. Besok atau lusa siapa? Akankah sama?

Bila tak ada yang menghandle pasti akan banyak kepala, bila ada yang mengambil alih jadi besar kepala…

Kami rakyat…rakyat biasa, karena kami ada engkau menjadi luar biasa.

Kalau kami tak ada KAUpun bukan apa-apa dan siapa-siapa.

Kami pemuda/i bukan anak-anak…dapat menjadi krtisi dan analisis…

Jago mengkonsep dan juga praktik…

Satu masa pasti akan terjadi lagi…pemerintahan yang digulirkan oleh mahasiswa.

Entah besok, lusa atau kapan saja…

Semua hanya permainan masa…namun pasti akan tiba.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: