Departemen Spiritual

Departemen Spiritual yang di koordinatori oleh sahabati Nadzifah Rose Ahady  tak pernah kehilangan inovasi dalam membuat program kerja, selain acara Yasin & Tahlilan yang dilaksanakan tiap malam Jum’at, sahabati yang biasa dipanggil Sese ini selalu memberikan motivasi spiritual untuk kader dan warga Rayon “Penakluk” Al-Adawiyah. Tak hanya itu, banyak lagi program kerja yang dapat menarik perhatian sahabat-sahabati, misalnya diba’an, khotmi Al-Qur’an, kajian Islam, dsb.

Sahabati yang tak kenal pantang menyerah ini tak hanya seorang diri dalam mengemban amanah organisasi, beliau dibantu oleh anggota-anggotanya yang mempunyai semangat 45 dalam menjalankan aktifitas spiritual, maka tak heran jika dept. Spiritual selalu eksis dalam dunia kespiritualan.

Cemunghud Spiritual, We Love You… (cakvick)

PROFILE ADAWIYAH

PMII Rayon Psikologi Al-Adawiyah yang lahir pada tanggal 10 Juni 2000, merupakan Rayon yang berada di Fakultas Psikologi UIN MALIKI Malang, secara hirarki organisasi berada dibawah PMII Komisariat Sunan Ampel yang menaungi seluruh PMII yang berada di UIN MALIKI Malang. Karena berada di Fakultas Psikologi maka PMII Rayon Psikologi lebih menekankan kepada keilmuan psikologi dan keahlian lain yang berkaitan dengan Psikologi seperti Out Bound, Hypnosist, Konseling dan lain sebagainya. Selain hal tersebut juga tidak melupakan Gerakan Sosial dan Intelektual sebagai ciri PMII sebagai Organisasi Pergerakan.

Sebagai Organisasi Kemahasiswaan Rayon Psikologi, Al-Adawiyah bergerak dalam bidang pengkaderan dan berusaha menjadi wahana ekspresi dan aktualisasi diri serta wahana untuk menggali potensi diri dalam dunia pergerakan dan dunia akademiknyademi terbentuknya cita-cita PMII yakni: Terbentuknya Pribadi Muslim Indonesia Yang Bertaqwa Kepada Allah SWT, Berbudi Luhur, Berilmu, Cakap dan Bertanggung Jawab Dalam Mengamalkan Ilmunya dan Komitmen Terhadap Cita-Cita Kemerdekaan Republik Indonesia.

PMII Rayon Psikologi Al-Adawiyah terus berikhtiar mencita-citakan tujuan PMII tersebut. Dengan ideologi yakni Islam yang ber Aswaja yakni Islam yang Moderat dan Tidak Anarkis. Dengan landasan itulah sebagai organisasi keislaman dan keindonesiaan berusaha bergerak secara dinamis di usia emasnya yakni usia yang kesepuluh tahun.

Selain itu, PMII Al-Adawiyah memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik warga Psikologi menjadi warga yang dapat memberikan Treatment dan dapat beraplikasi. Untuk memperoleh tuntutan-tuntutan itu banyak program kerja yang harus dilaksanakan oleh Rayon Adawiyah untuk menumbuhkan pola fikir dan kedewasaan kader-kader yang ada dijurusan psikologi. Dengan adanya Rayon Adawiyah diharapkan mampu memberdayakan kadernya dalam Berekspresi, Menggali Potensi dan Mengaktualisasikan Potensi Diri untuk Citra Diri Menuju Insan Ulul Albab.

Sampai saat ini, para kader PMII UIN MALIKI Malang diberi amanah untuk memimpin dan berjuang di SEMA-F, DEMA-F Psikologi dan BEM Universitas Islam Negeri Malang. Selain itu, dalam menjalankan programnya PMII Al-Adawiyah mempunyai support yang banyak oleh para Alumni PMII yang berada di Fakultas Psikologi. Baik dari unsur Dekanat, Dosen dan Karyawan, bisa dibilang kira-kira 80% merupakan Alumni PMII. Hal ini sangat membantu sebagai motivator pengurus dalam berjuang meneruskan perjuangan Rayon PMII Al-Adawiyah.

PMII Rayon Al-Adawiyah merupakan wadah berproses bagi para warganya. Dengan mendaftar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII maka sudah otomatis menjadi warga Rayon Al-Adawiyah yang selnjutnya akan di didik dan di bina dalam rangka belajar bersama menjadi Insan Ulul Albab. Pembinaan itu bisa bersifat Structural maupun Cultural. Bentuknya dengan Ngobrol Wacana, Diskusi, Latihan Out Bound, Futsal, Latihan Music, Pelatihan-Pelatihan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan, Gerakan Sosial dengan Advokasi maupun turun kejalan dan kegiatan lain yang bermanfaat.

Selanjutnya, selamat bergabung bersama PMII Psikologi Al-Adawiyah, mari kita nikmati berproses di PMII guna menjadi kader Islam Indonesia yang ulul albab yang senatiasa Berfikir, Dzikir, dan Beramal Sholeh. PMII merupakan wadah dalam belajar dan bergerak, maknailah bergabung dengan PMII sebagai wadah dalam berproses dan jalan dalam memperjuangkan Bangsa dan Islam menjadi lebih baik. Selamat bergabung semoga menjadi Sahabat/i yang senantiasa bergerak dalam menaklukkan perjalanan kehidupan. Amien…

Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamieth Thorieq… (m2n_san)

MENAPAKI JALAN TERJAL

By: Ahmad Zaini Farid*

“Cogito Ergo Sum” begitulah Rene Descartes menyatakan eksistensi dirinya. Bigitu istimewa-nya Descartes mendiskripsikan dirinya. Something yang terlahir darinya bisa di jadikan acuan berpijak, memahami dirinya, lingkungan dan tuhannya tidak dari ontologinya saja melainkan epistimologi dan aksiologinya oleh Descartes telanjangi  untuk menemukan hakekat kebenaran alam dan seisinya. Akan memberi konstribusi yang cukup besar dalam mencari kebermaknaan hidup bila pembaca memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai itu.

Memahami Secara tekstual dan substansi dari segala sesuatu tidak bisa pisahkan, bagaikan hubungan seorang kekasih yang senantiasa melangkah di atas garis kesucian cintanya. Secara tekstual akan memberikan gambaran lahiriah saja, yang terkadang menipu panca indera. sedangkan secara substansi mencoba menyelami kedalaman yang sebenarnya. Terdapat usaha yang serius untuk menggali seluk beluknya.  Mempersepsikan samudera luas hanya hamparan air dengan gelombang ombak yang tiada henti menghantam batu karang, terdapat perahu yang mencoba bertahan dengan hantaman ombak,(begitulah, tekstual saja). Namun di samuderalah akan menemukan  banyak kekayaan bumi bila di banding di daratan, termasuk mutiara-mutiara yang terkandung di dalamnya, (substansi).

Percaya atau tidak kita harus meyakini bahwa tuhan selalu memberikan yang terbaik buat mahluknya, semua makhluk yang tuhan ciptakan terdapat hubungan “determinan resiprokal”.   Manusia tidak mampu hidup tanpa ciptaan tuhan lainnya seperti tumbuhan dan binatang. Karena sebagian kebutuhan fisiologis yang harus di penuhi tuhan selipkan padanya. bigitu pula dengan tumbuhan dan binatang, udara yang di hirup oleh tumbuhan adalah karbon dioksida hasil pernafasan manusia, binatang bisa bertahan hidup karena manusia melestarikan lingkungannya.

Sembari memikirkan kelestarian hidup, hemat saya sejatinya menyisakan langkah buat lingkungan tercinta. Lingkungan terlalu bersahabat dengan manusia, merelakan tempat buat bangunan yang manusia kehendaki, merelakan lahan buat tanamannya, menjaga dan memberi kesuburan padanya, dan sumber mata air tiada henti alam berikan padanya.

Nilai-nilai dasar pergerakan mahasiswa adalah Hablum minallah, hablum minannas, dan hablum minal alam. Semua itu adalah ibadah yang tuhan murka bila salah satunya di tinggalkan. Terkadang akan menemukan suatu pemikiran yang terlalu ekstrim memaknai ibadah, seakan pahala hanya akan terlahir dengan mengerjakan shalat, zakat, puasa, dan haji saja. Bangunlah dan sadarilah bahwa mahasiswa tidak mati langkah mencari ridlonya, tidak tersesat di banyak jalan yang tersedia menuju surganya.

Memberikan suatu pembelaan bagi saudara-saudara yang tidak mampu adalah aplikasi dari nilai dasar pergerakan yang kedua yaitu hablum minannas. Mengapa takud mengepalkan tangan demi memberantas penindasan yang menghegemoni saurdara kita, mengapa jijik mengotori tangan demi kebersihan lingkungan, mengapa enggan menjulurkan tangan demi sesuap nasi untuk anak jalanan yang bertaburan di kolom jempatan.

“JANGAN PERNAH BERNIAT MEMBACA YANG TERSIRAT  KARENA DENGAN SENDIRINYA ITU AKAN TERBACA, TAPI BERNIAT DAN BERJUANGLAH MEMBACA SESUATU YANG TIDAK TERSIRAT KARENA TANPANYA TIDAK AKAN TERBACA”.

*Mahasiswa Fak. Psikologi Semester V, Ketua Rayon “Penakluk” Al-Adawiyah 2012-2013

MARS PMII

Mars PMII
Pencipta Lagu: Sahabat Shaimoery WS.
Syair: Sahabat H. Mahbub Djunaedi
Penggunaan: Mars PMII dilantunkan pada pembukaan acara resmi organisasi, baik bersifat intern maupun ekstern atau umum. Mars PMII dilantunkan secara bersama-sama dengan berdiri tegak, khidmat dan penuh semangat.

Mars PMII

Inilah kami wahai Indonesia
Satu barisan dan satu cita
Pembela bangsa penegak agama
Tangan terkepal dan maju ke muka
Habislah sudah masa yang suram
Selesai sudah derita yang lama
Bangsa yang jaya Islam yang benar
Bangun tersentak dari bumiku subur

Denganmu PMII pergerakanku
Ilmu dan bakti kuberikan
Adil dan makmur kuperjuangkan
Untukmu satu tanah airku
Untukmu satu keyakinanku
Inilah kami wahai Indonesia
Satu angkatan dan satu jiwa
Putera bangsa bebas merdeka
Tangan terkepal dan maju ke muka